Rabu, 18 Oktober 2017

Togakure Ryu Masa Lalu Sekarang dan Yang Akan Datang

Bujinkan secara mendasar merupakan seni beladiri tradisional, umumnya orang belajar togakure ryu atau bujinkan awalnya bermotifkan ingin tau soal masa lalu atau dengan kata lain napak tilas. Inj merupakan motif awal yang baik.  Kadang dari golongan ABG ada motif belajar supaya keren,  motif yang aneh tapi masih bagus asal gak kebablasan.
Lantas apakah cara belajarnya ditekankan secara total pada aspek masa lalu? Tentunya tidak, Bujinkan atau togakure ryu adalah living arts atau seni yang hidup.  Pedoman memang diturunkan dari sejarah ryuha yang panjang dari masa lalu. Namun sisi adaptifnya juga dipelajari tanpa meninggalkan pakem masa lalu.  Riset dan penyegaran latihan ke honbu ke dojo bujinkan lain baik di dalam maupun di luar negeri juga diperlukan, mengikuti workshop, seminar dengan pelatih atau shihan juga diperlukan.
Di Bujinkan kita tidak dianjurkan untuk melakukan labeling pada orang karena orang yang kita temui saat ini akan punya kualitas yang berbeda dengan orang yang sama yang kita temui satu bulan kemudian. Jadi Bujinkan adalah seni beladiri yang mencakup masa lalu,  masa kini dan masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.