Rabu, 09 November 2016

Atemi Tanren

Atemi No Tanren atau Atemi Tanren merupakan salah satu pelajaran dalam Bujinkan yang bersumber pada Koto Ryu Koppojutsu. Kalau anda sebagai orang luar atau mungkin siswa Bujinkan yang baru berniat mendalami Koto Ryu anda akan menemukan bahwa secara instruksional tertulis atemi no tanren adalah latihan memukul benda mati bisa makiwara, sansak untuk adaptasi modern atau benda alam seperti latihan dalam Shinden Fudo Ryu. Atemi adalah teknik memukul dengan tangan dan kaki bukan merujuk pada mekanik tubuh saja melainkan juga pada senjata pemukul atau bagian tubuh yang digunakan misal kento atau kepalan tangan yg dalam bujinkan populer disebut fudo ken. Tanren terdiri padi aksara Tan (鍛) yang berarti disiplin, menempa dan Ren (錬) yang berarti menjadikan suatu bentuk, menggubah. Dengan demikian Tanren bermakna latihan dengan menggunakan tubuh pikiran dan rasa untuk menjadikan suatu bentuk. Dalam hal Atemi Tanren maknanya adalah latihan atau menempa tubuh pikiran dan rasa agar memahami atemi atau alat memukul.
Merujuk diskripsi tersebut atemi tanren bukan semata - mata memukulkan tubuh pada suatu sasaran karena latihan memukul makiwara adalah pada level Kihon. Soke pernah mengatakan bahwa dasar dari semua Kihon adalah Kiso, bisa dikatakan jika Kihon adalah pondasi bangunan maka kiso adalah tanah dan urugan tanahnya. Apa yang disebut kiso ini adalah Ryutai Undo atau Latihan Tubuh Naga, Mokuso atau Meditasi, dan Kokyuho atau teknik pernapasan. Orang yang memahami kiso akan mendapatkan kihon yang baik.
Ganbatte
Bud Martadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.