Minggu, 03 September 2017

KAPAN ADA DOJO NINJUTSU DI KOTA SAYA?? (Bagian II)



Pada bagian pertama kami menjelaskan soal persyaratan untuk adanya Dojo Bujinkan di kota tertentu, yaitu tentang mengumpulkan peminat dan diadakan seminar atau workshop yang mengundang pelatih dari Bujinkan. Memang sulit untuk mengumpulkan orang yang seminat apalagi yang baru kenal. Dalam artikel kali ini kami akan membongkar sedikit rahasia untuk mengumpulkan peminat.
1.       Bentuk komunitas yang sifatnya adalah studi group mengenai Togakure ryu atau Bujinkan di daerah anda. Perlu kami tegaskan bahwa komunitas yang anda bentuk ini belum merupakan cabang resmi dari Bujinkan melainkan komunitas atau study group di bawah binaan dari Bujinkan Indonesia. Mengapa demikian karena komunitas anda belum menerima pelatihan langsung dari Bujinkan Dojo. Anda belum diperbolehkan untuk memasang tulisan Dojo atau Shibu dalam iklan komunitas anda namun anda diperkenankan memberi judul misal “Togakure Ryu Ninjutsu Study Group Surakarta atau Togakure Ryu Community Surakarta” dan sebagainya sesuai dengan kota atau daerah anda.
2.       Beritahukan kepada kami bahwa anda sudah memiliki komunitas di sana dengan menyertakan file foto atau video kegiatan melalui massage di page fb atau email di website kami www.togakure-ryu.org
3.       Siapa yang bisa menjadi anggota komunitas anda?
Siapa saja bisa menjadi anggota komunitas anda yang penting secara prinsip orang tersebut tidak menjadi anggota perguruan ninjutsu lain selain Bujinkan.
4.       Apa yang menjadi kegiatan komunitas atau Study Group tersebut?
5.       Kegiatan dalam komunitas tersebut adalah latihan. Lantas bagaimana bisa latihan kan belum pernah dapat materi langsung? Sementara sebelum menerima pelatihan langsung anda bisa memperoleh bahan latihan seadanya melalui buku – buku tentang Bujinkan dan Sensei Masaaki Hatsumi, melalui video Bujinkan atau youtube jika anda bisa memperolehnya. Mengenai materi – materi yang direkomendasikan anda bisa menghubungi kami lewat message atau email.
6.       Perlu dicermati bahwa materi yang anda peroleh lewat buku maupun video belum merupakan materi sebenarnya apapun yang anda lihat dan anda pahami saat anda melihat video belum merupakan pemahaman aslinya. Mata anda bisa menipu anda. Untuk itulah mengapa dalam Bujinkan masih diterapkan tradisi kuden atau tradisi lisan dan penularan langsung.
7.       Batasi kegiatan dalam komunitas anda dengan hanya study soal Bujinkan supaya lebih memudahkan focus dan konsentrasi dari komunitas anda.
8.       Komunitas tidak diperkenankan untuk menerapkan system tingkatan karena system tingkatan hanya dapat diterima setelah pelatihan langsung.
9.       Baru setelah komunitas anda sudah siap baik secara quota maupun financial anda bisa mengundang kami ke daerah anda untuk memberikan pelatihan langsung.
10.   Selamat mencoba!!

Sabtu, 02 September 2017

Penggunaan To atau Ken (Pedang Jepang)

Secara historis kaum samurai adalah pemanah berkuda meski banyak orang mengira bahwa pertempuran antar samurai pada jaman pra restorasi Meiji  didominasi dengan pedang.  Namun fakta yang kita dapat dari hikayat kuno (gunkimono) dan lukisan kuno menunjukan bahwa pertempuran lebih banyak didominasi dengan menggunakan senjata panjang seperti panah dan bermacam – macam jenis tombak.  Lantas bagaimana pedang mencapai posisi penting dalam peperangan jaman kuno di Jepang? Tidak lain karena fungsi pedang adalah untuk memotong leher, tradisi memotong leher ini dipergunakan untuk perhitungan bukti kemenangan pertempuran, yang lehernya dipotong pada umumnya adalah samurai kelas perwira hingga panglima, dalam artian memang samurai yang memiliki posisi penting yang menjadi target. Pemotongan leher tidak selalu dalam kondisi korban masih hidup melainkan juga pada saat korban sudah mati.



Pada jaman dahulu samurai mempersenjatai dirinya dengan senjata balistik (panah) atau senjata panjang (yari, naginata atau nodachi), selain itu mereka juga mempersenjatai diri dengan pedang (tachi atau katana) dan pisau. Apabila senjata balistik sudah tidak memungkinkan maka  mereka baru mempergunakan pedang. Apabila senjata panjang sudah tidak dapat digunakan maka mereka menggunakan pedang. Jika pedang milik mereka sudah tidak berguna maka mereka menggunakan pisau atau teknik tangan kosong untuk mengambil atau merebut pedang yang baru dari lawan atau pedang yang jatuh di sekitar mereka.

 
Kalau kita bandingkan dengan senjata modern, panah ibaratnya adalah senapan mesin sedangkan tombak biasa atau yari adalah senapan, nodachi adalah shotgun dan pedang adalah pistol.

Selasa, 22 Agustus 2017

Kapan ada dojo perguruan ninjutsu di kota saya??

Banyak orang posting komentar di fanpage kami, "Kira-kira kapan ada dojo perguruan ninjutsu di kota saya?" Jawaban kami " May" " Maybe yes, maybe not" Ada banyak alasan kenapa dojo kami belum ada di kota anda :
1. Kami bukan beladiri subsidi, artinya kami dibangun dari dana kami secara mandiri. Artinya tidak ada subsidi atau bantuan dana dari pemerintah sebagaimana olah raga beladiri.
2.Mayoritas berdirinya dojo Bujinkan di suatu kota adalah inisiatif dari anggota maupun calon anggota. Oleh karena itu kami menyelenggarakan workshop, seminar maupun taikai untuk mempercepatnya, minimal untuk pembentukan embrio komunitas yang interest terhadap Bujinkan. Di Bujinkan sifat pelatih secara mayoritas adalah mensuport jadi tidak mungkin kami membuat program kerja tentang pengembangan dojo di suatu daerah tanpa ada komunitas yang interest.

Jumat, 04 Agustus 2017

Tanggapan soal komentar maupun pertanyaan yang bersifat anonymous


  1. Komentar yang dibuat secara anonym atau tidak mencantumkan nama entah karena takut atau karena inferior, tanggapan kami anonym bukan orang, bukan subyek hukum sampai yang bersangkutan bisa membuktikan kalau dia adalah orang.
  2. Untuk mengatakan atau mengomentari Bujinkan adalah fraud harus punya bukti pembanding. Komentar semata hanya kami anggap omong kosong dan debat kusir. Mau dibawa ke pengadilan pun kami siap membuktikan bahwa bujinkan adalah benar baik dari segi silsilah maupun dari sisi lain. Soal bagaimana cara memiliki bukti yang benar silahkan Tanya ke kantor polisi, kejaksaan atau kantor advokat terdekat.
  3. Kalau ada anonym yang meminta kami bersikap ksatria untuk menanggapi mereka, Sikap kami sama sekali menolak permintaan tersebut karena sekali lagi anonym bukan orang dia tidak akan menyandang hak sampai dia bisa membuktikan bahwa dia adalah orang.


Motto

Made in Indonesia Forge by Bujinkan Japan Technology
Using Classical Wisdom to Resolve Modern Problem

Buatan Indonesia ditempa dengan teknologi Bujinkan Jepang
Menggunakan kebijakan leluhur untuk menyelesaikan masalah modern

(Bujinkan Indonesia)

Minggu, 16 Juli 2017

PELAJARAN DASAR



PELAJARAN DASAR
Materi dalam Bujinkan berdasarkan pada pedoman yang disebut dengan Ten Chi Jin Ryaku No Maki. Pada tahap awal anggota Bujinkan Indonesia dikonsentrasikan untuk mempelajari Sanshin No Kata atau Gogyo. Kenapa harus Sanshin? Kenapa tidak langsung pada Kihon Happo? Materi dasar di Bujinkan bersumber pada materi dasar Gyokko Ryu Koshijutsu yaitu Sanshin dan Kihon Happo.  Kihon Happo sendiri bersumber pada Sanshin dimana pola dasar gerak dan atemi dari Koshijutsu diperkenalkan. Dalam sanshin kita diajarkan bergerak baik dengan seluruh tubuh sesuai dengan ken tai ichi jo maupun bergerak dengan menggunakan putaran pinggang atau koshi mawari. Dalam sanshin kita juga dikenalkan pada :

  1. 1.       sanshitanken yang merupakan pola dasar gerakan mengayun dari atas ke bawah dan ke atas depan seperti ayunan bandul, dari segi senjata serang sanshitanken merupakan pola dasar untuk tusukan jari dan cengkeraman.
  2. Shuto ken atau Shito ken dari sanshin kita akan bisa memahami kenapa shuto juga disebut kitenken atau pukulan berputar atau mengapa dulu gyokko disebut shitojutsu
  3. Boshiken yang merupakan pukulan dengan ujung ibujari
  4. Happaken dan Shakoken atau pukulan dengan telapak tangan dan cakar
  5. Sokuyaku geri atau tendangan dengan tumit.

Dalam penjelasan sanshin yang diberikan saat latihan kita akan menjumpai Kihon happo didalamnya. Bisa dikatakan bahwa Kihon happo tersembunyi di dalam Sanshin atau Kihon Happo berasal dari Sanshin.
Selamat Berlatih
Ganbatte

(Prisotya Martadi)